--- In
obrolan-bandar@ yahoogroups. com, "y_dizz" <y_dizz@...> wrote:
>
> Sejak terjadinya musibah Sarijaya, banyak sekali teman & kerabat
yang
> menyampaikan comment-nya lewat Facebook. Banyak yang bertanya
mengapa
> hal ini bisa sampai terjadi. Mereka yang paham rata2 menyampaikan
> keprihatinannya. Namun ada juga komentar miring dari mereka yang
bisa
> dibilang awam soal investasi, yang kadang bikin saya geleng2 kepala.
>
>
> Komentar itu antara lain:
>
> "Kan sudah pernah saya bilang, investasi kaya gitu sudah resikonya
> duitnya dibawa kabur orang..."
>
> "Kaya gitu sih nggak ada bedanya dengan ikut MLM..."
>
> "Saham itu JUDI tapi LEGAL, duit cepat datangnya cepat juga
> ludesnya..."
>
> "Nggak ada orang kaya dari SAHAM. Kalo mau kaya ya kerja &
nabung..."
>
> dll, yang masih banyak lagi.
>
>
> Kita tentunya sudah tidak asing dengar omongan seperti ini dari
> masyarakat umumnya. Yang bikin saya sedih, apakah sebegitu piciknya
> pandangan masyarakat Indonesia mengenai investasi. Bukankah selama
> ini Pak Erry Firmansyah & Bu Sri Mulyani gencar mengkampanyekan
untuk
> berinvestasi di pasar modal, demi mengubah culture saving oriented
> menjadi investment oriented. Apa begitu banyaknya kasus penipuan
> seperti reksadana Bank Century, Antaboga, Signature Capital & baru2
> ini Sarijaya telah membuat masyarakat kita takut untuk berivestasi?
>
> Setahu saya, di Singapore, Hongkong & Jepang, pasar modal & futures
> bukan hal yang asing bagi sebagian besar warganya. Konon, lebih
dari
> 50% masyarakat disana menanamkan investasinya di saham & derivatif,
> baik langsung maupun lewat mutual fund (reksadana).
>
> Saya hanya teringat pada 1998 lalu, krisis ekonomi akhirnya
> berkembang menjadi krisis kepercayaan. Tentu kita tidak ingin pada
> krisis kali ini, para investor kehilangan kepercayaannya pada BEI.
> Dampaknya tentu sangat buruk.
>
> Mohon pendapatnya Mbah & warga OB yang lain.
>
------------ --------- --------- ------
+ +
+ + + + +
Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
+ + + + +
+ +Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups. yahoo.com/ group/obrolan- bandar/<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups. yahoo.com/ group/obrolan- bandar/join (Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:
obrolan-bandar- digest@yahoogrou ps.com mailto:
obrolan-bandar- fullfeatured@ yahoogroups. com<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
obrolan-bandar- unsubscribe@ yahoogroups. com<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs. yahoo.com/ info/terms/